Update Corona Di Indonesia: 227 Dinyatakan Positif Terjangkit

Update Corona Di Indonesia: 227 Dinyatakan Positif Terjangkit

Kasus pasien positif virus corona baru atau COVID-19 di Indonesia terus bertambah, berikut datanya.

Melansir dari website covid 19 kemkes. Semakin hari kasus pasien positif corona semakin bertambah. Mulai dari 17 maret 2020 data pasien positif corona adalah 134 kasus, selanjutnya pada tanggal 18 maret 2020 data pasien positif corona adalah 172 kasus.

Untuk informasi lebih detailnya berikut Mimin ringkas dibawah:

17 maret 2020

Sejak 30 Desember 2019 sampai 17 Maret 2020 pukul 18.00 WIB, terdapat 1.230 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.083 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 134 kasus konfirmasi positif COVID-19 dan 13 sampel masih dalam pemeriksaan.

Kasus 1 merupakan kontak erat dari WN Jepang yang menjadi kasus konfirmasi ke-24 di Malaysia. Kasus ke-2, 3, 4, 5, 10, 11, 12, 13, 20, 21, dan 27 masuk dalam satu Kluster dengan kasus 1. Kasus keenam merupakan Anak Buah Kapal kru Kapal Diamond Princess. Kasus 7 merupakan WNI yang memiliki riwayat perjalanan ke Amerika Serikat dan transit di Jepang, dan kasus 8 merupakan kontak erat dari kasus 7. Kasus ke-14, 17 dan 19 memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Kasus ke-25 merupakan WNA yang berkunjung ke Indonesia, sebelum di Indonesia kasus sudah bergejala dan memiliki riwayat penyakit penyerta. Pada tanggal 11 Maret 2020, kasus ke-25 meninggal. Kasus ke-32 memiliki riwayat perjalanan ke Singapura. Kasus 35, 36 dan 50 meninggal. Kasus 51 dan 52 merupakan satu kluster. Kasus 53 kontak dengan kasus 22. Kasus lainnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

18 maret 2020

Selanjutnya pada tanggal 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, terdapat 1.372 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.178 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 172 kasus konfirmasi positif COVID-19 dan 22 sampel masih dalam pemeriksaan.

Kasus 1 merupakan kontak erat dari WN Jepang yang menjadi kasus konfirmasi ke-24 di Malaysia. Kasus ke-2, 3, 4, 5, 10, 11, 12, 13, 20, 21, dan 27 masuk dalam satu Kluster dengan kasus 1. Kasus keenam merupakan Anak Buah Kapal kru Kapal Diamond Princess. Kasus 7 merupakan WNI yang memiliki riwayat perjalanan ke Amerika Serikat dan transit di Jepang, dan kasus 8 merupakan kontak erat dari kasus 7. Kasus ke-14, 17 dan 19 memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Kasus ke-25 merupakan WNA yang berkunjung ke Indonesia, sebelum di Indonesia kasus sudah bergejala dan memiliki riwayat penyakit penyerta. Pada tanggal 11 Maret 2020, kasus ke-25 meninggal. Kasus ke-32 memiliki riwayat perjalanan ke Singapura. Kasus 35, 36 dan 50 meninggal. Kasus 51 dan 52 merupakan satu kluster. Kasus 53 kontak dengan kasus 22. Kasus lainnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

19 maret 2020

Yang terbaru pada saat artikel ini diterbitkan adalah pada tanggal 19 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, terdapat 1.592 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.342 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 227 kasus konfirmasi positif COVID-19 dan 23 sampel masih dalam pemeriksaan.

Kasus 1 merupakan kontak erat dari WN Jepang yang menjadi kasus konfirmasi ke-24 di Malaysia. Kasus ke-2, 3, 4, 5, 10, 11, 12, 13, 20, 21, dan 27 masuk dalam satu Kluster dengan kasus 1. Kasus keenam merupakan Anak Buah Kapal kru Kapal Diamond Princess. Kasus 7 merupakan WNI yang memiliki riwayat perjalanan ke Amerika Serikat dan transit di Jepang, dan kasus 8 merupakan kontak erat dari kasus 7. Kasus ke-14, 17 dan 19 memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Kasus ke-25 merupakan WNA yang berkunjung ke Indonesia, sebelum di Indonesia kasus sudah bergejala dan memiliki riwayat penyakit penyerta. Pada tanggal 11 Maret 2020, kasus ke-25 meninggal. Kasus ke-32 memiliki riwayat perjalanan ke Singapura. Kasus 35, 36 dan 50 meninggal. Kasus 51 dan 52 merupakan satu kluster. Kasus 53 kontak dengan kasus 22. Kasus 62 memiliki riwayat perjalanan ke Arab Saudi. Kasus 63 memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Kasus lainnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Dan untuk wilayah yang terjangkit corona dari 30 desember 2019 sampai 19 maret 2020

Wilayah Indonesia yang sudah melaporkan kasus konfirmasi :
Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan), Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok, Cirebon, Bandung, Purwakarta), Jawa Tengah (Semarang, Solo, Magelang), DI Yogyakarta (Sleman), Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat (Pontianak, Singkawang), Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara (Manado).

Wilayah Indonesia dengan transmisi lokal :
DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang),  Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok), dan Jawa Tengah (Solo).

baca juga: Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri Dirumah Dan Cara Membuat Cairan Desinfektan, Untuk Cegah Corona

Ringkasan data kasus corona di Indonesia per tanggal 30 Desember 2019 sampai 19 Maret 2020
Jumlah orang yang diperiksa : 1.592
Positif COVID-19 : 227
Sembuh (Positif COVID-19) : 11
Meninggal (Positif COVID-19) : 19
Negatif COVID-19 : 1.342
Proses pemeriksaan : 23
untuk data lengkapnya silahkan klik DISINI

Pesan untuk Masyarakat Untuk mencegah penularan COVID-19, masyarakat perlu melakukan :
- Menerapkan PHBS dan Germas, terutama mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
- Masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker bila sedang sakit dan membatasi kegiatan sosial. Selain itu terapkan etika batuk dan bersin yaitu apabila batuk/bersin tutup dengan menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu. Apabila menggunakan tisu, harus segera dibuang ke tempat pembuangan sampah yang tertutup.
- Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tetap waspada. Apabila mempunyai riwayat perjalanan ke negara terjangkit yang sedang mengalami transmisi lokal, lakukan pemantauan kesehatan secara mandiri dan apabila mengalami gejala pernafasan segera ke fasilitas kesehatan, memakai masker dan membatasi kontak dengan orang lain.
- Masyarakat dihimbau untuk menunda atau membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke negara terjangkit, terutama ke negara-negara dengan peningkatan kasus yang cukup tinggi. Apabila tetap harus melakukan perjalanan ke negara terjangkit, masyarakat dihimbau untuk menerapkan PHBS, GERMAS, dan etika batuk seperti yang dijelaskan sebelumnya serta sebisa mungkin menghindari kontak dekat dengan siapapun yang menderita demam dan batuk
- Memantau perkembangan terkini mengenai COVID-19.

Melihat data kasus corona yang semakin hari semakin bertambah ada baiknya kita untuk mengikuti program pemerintah dengan cara rajin cuci tangang menggunakan sabun atau hand sanitizer, mengurangi kegiatan diluar rumah khusunya bagi kalian yang libur sekolah karena corona lebih baik kaian dirumah saja saat liburan ini karena tujuan sekolah diliburkan bukan untuk bermain ataupun kelayapan, melainkan untuk mengisolasi diri di rumah sampia 14 hari.

0 Response to "Update Corona Di Indonesia: 227 Dinyatakan Positif Terjangkit"

Post a Comment

Dilarang Berkomentar Menggunakan Kata-Kata Kasar, Link Aktif, Pornografi, dan Sejenisnya!!!